Veda, bukan sekedar dongeng

Veda, bukan sekedar dongeng

 

Kemasyuran kitab suci Veda dan suplemen pendukungnya seperti Purana dan Itihasa tersebar di seluruh pelosok dunia. Hampir setiap ahli phylosofi mengakui bahwa kitab suci Veda sebagai karya sastra yang mempunyai nilai sastra yang sangat tinggi. Selain nilai sastra yang sangat tinggi, Veda juga mengandung ajaran ajaran yang mulia serta kekuatan rohani yang mampu menganugrahkan kekuatan spiritual kepada orang yang mempelajarinya berdasarkan garis perguruan yang dibenarkan. Seperti yang diuraikan di dalam Bhagavad Gita, evam parampara praptamajaran rohani ini hendaknya diterima melalui Parampara atau garis perguruan yang dibenarkan. Dengan meninjau keagungan kitab suci Veda ini, kita bisa menyimpulkan bahwa penulis atau penyusun kitab ini mesti bukan orang sembarangan. Bahkan jika seseorang menulis sebuah novel biasa, yang hanya terdiri dari ribuan lembar, orang tersebut sudah dianggap orang yang jenius di kalangan masyarakat umum sekarang ini, terus apa lagi menulis ribuan sloka yang diikat oleh berbagai aturan dan peraturan chanda seperti anustup dll yang tercantum di dalam kitab Veda, orang tersebut pasti mempunyai kecerdasan yang melampaui kecerdasan orang biasa.

Tentu saja, meyinggung tentang Veda serta Purana, khususnya kisah-kisah yang diuraikan di dalamnya, memang sangat sulit untuk kita cerna. Selain waktu kejadian yang diceritakan yang sangat lama sebelumnya, kisah-kisah tersebut juga menguraikan banyak hal yang kelihatannya dibuat-buat, seperti orang yang berkepala empat ( Deva Brahma ), senjata yang menggoncangkan seluruh alam semesta, bumi disembunyikan di bawah lautan dll. Semua hal ini sama sekali tidak masuk akal bagi pemikiran kita yang terbatas. Alasan pertama yang membuat seseorang meragukan kejadian ini adalah karena seseorang tidak pernah melihat ada orang yang berkepala empat, seseorang yang mampu mengangkat satu planet dengan tangannya dan kepribadian di bumi ini yang memiliki pengetahuan dan kekuatan untuk menciptakan alam semesta. Selain itu, menurut penelitian yang dilakukan secara modern, para ahli menyatakan bahwa berjuta-juta tahun yang silam, tidak ada kehidupan di bumi ini dan kehidupan baru dimulai sejak beberapa ribu tahun yang lalu. Semua pernyataan ini menyebabkan keraguan dan bahkan memberikan kesempatan kepada orang untuk menyatakan bahwa kisah-kisah yang diuraikan di dalam kitab Purana “hanya sekedar dongeng” yang digunakan untuk menyampaikan ajaran-ajaran kemanusiaan. Dengan demikian beberapa dari mereka menyimpulkan bahwa kitab Veda tidak bisa diakui kebenarannya secara mutlak”.

Hal yang sangat disayangkan lagi, bukan hanya para atheis atau dari agama lain yang berpendapat seperti itu, bahkan orang yang berkecimpung di dalam kehidupan rohani, yang menyatakan diri sebagai pengikut ajaran Veda sekalipun, karena kekurangan informasi yang jelas atau karena dibingungkan oleh pengaruh pengetahuan ilmuwan, berpendapat sama. Bukan bermaksud untuk mengecam pendapat mereka, tetapi sangat penting untuk mengerti dan mempertahankan kebenaran Veda yang merupakan kebenaran mutlak. Saya pernah membaca beberapa komentar di dalam Bhagavad Gita, dan beberapa wejangan Gita dimana mereka secara langsung menyatakan bahwa sebenarnya Pandawa dan Kaurawa itu tidak ada secara nyata tetapi hanyalah sekedar simbolik. Pandawa merupakan simbol dari lima indria dan Sri Krsna adalah indria keenam ( pikiran ) serta para Kaurawa merupakan musuh musuh di dalam diri kita yang bermunculan setiap saat.Kelihatanya sangat masuk akal, tetapi sebelum kita menerima pendapat seperti itu, kita mestinya berpikir lebih matang lagi

 sumber : by gaurangga

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: